| 1. Makna Per Kata |
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Mereka (orang-orang munafik) bersumpah kepadamu (kaum muslim) dengan (nama) Allah untuk membuat kamu rida, padahal Allah dan Rasul-Nya lebih pantas mereka (raih) keridaan-Nya jika mereka adalah orang-orang beriman. |
| Prof. Quraish Shihab : Mereka bersumpah kepada kamu (kaum Muslim) dengan (nama) Allah untuk mencari keridhaan kamu, padahal mereka lebih berhak mencari ridha Allah dan Rasul-Nya jika mereka adalah orang-orang mukmin. |
| HAMKA : Mereka akan bersumpah dengan nama Allah kepada kamu, untuk menyenangkan kamu. Padahal Allah dan Rasul-Nya yang lebih patut mereka sukakan, jika adalah mereka orang yang beriman. |
| 3. Tafsir يَحْلِفُونَ بِاللَّهِ لَكُمْ لِيُرْضُوكُمْ وَاللَّهُ وَرَسُولُهُ أَحَقُّ أَنْ يُرْضُوهُ إِنْ كَانُوا مُؤْمِنِينَ |
| 1. Makna Per Kata |
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Tidakkah mereka (orang-orang munafik) mengetahui bahwa siapa yang menentang Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya neraka Jahanamlah baginya. Dia kekal di dalamnya. Itulah kehinaan yang besar. |
| Prof. Quraish Shihab : Tidakkah mereka mengetahui bahwa barang siapa menentang Allah (dengan melanggar perintah-Nya) dan (mengganggu dan menyakiti) Rasul-Nya, maka sesungguhnya baginya neraka Jahannam, dia kekal di dalamnya. Itulah kehinaan yang sangat besar. |
| HAMKA : Apakah mereka tidak mengetahui bahwasanya barangsiapa yang menentang Allah dan Rasul-Nya, maka untuk dia adalah neraka Jahannam, kekal dia di dalamnya. Yang demikian itulah kehinaan yang besar. |
| 3. Tafsir أَلَمْ يَعْلَمُوا أَنَّهُ مَنْ يُحَادِدِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَأَنَّ لَهُ نَارَ جَهَنَّمَ خَالِدًا فِيهَا ۚ ذَٰلِكَ الْخِزْيُ الْعَظِيمُ |
| 1. Makna Per Kata |
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Orang-orang munafik khawatir jika diturunkan suatu surah yang mengungkapkan apa yang ada dalam hati mereka. Katakanlah (kepada mereka), “Olok-oloklah (Allah, Rasul-Nya, dan orang beriman sesukamu). Sesungguhnya Allah pasti akan menampakkan apa yang kamu khawatirkan itu.” |
| Prof. Quraish Shihab : Orang-orang munafik khawatir akan diturunkan atas mereka surah yang memberitahukan kepada mereka apa yang (tersembunyi) dalam hati mereka. Katakanlah (Nabi Muhammad saw. kepada mereka): "Silakan mengolok-olok (Allah swt. dan Rasul-Nya)." Sesungguhnya Allah akan menampakkan apa yang kamu takuti. |
| HAMKA : Amat takut orang-orang munafik itu bahwa akan diturunkan atas mereka satu surah yang mengabarkan kepada mereka atas apa yang ada dalam hati mereka. Katakanlah, “Perolok-olokkanlah! Sesungguhnya Allah akan mengeluarkan apa yang kamu takutkan itu.” |
| 3. Tafsir يَحْذَرُ الْمُنَافِقُونَ أَنْ تُنَزَّلَ عَلَيْهِمْ سُورَةٌ تُنَبِّئُهُمْ بِمَا فِي قُلُوبِهِمْ ۚ قُلِ اسْتَهْزِئُوا إِنَّ اللَّهَ مُخْرِجٌ مَا تَحْذَرُونَ |
| 1. Makna Per Kata |
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Sesungguhnya jika kamu tanyakan kepada mereka, mereka pasti akan menjawab, “Sesungguhnya kami hanya bersenda gurau dan bermain-main saja.” Katakanlah, “Apakah terhadap Allah, ayat-ayat-Nya, dan Rasul-Nya kamu selalu berolok-olok?” |
| Prof. Quraish Shihab : Demi (Allah)! Jika engkau (Nabi Muhammad saw.) bertanya kepada mereka (tentang apa yang dilakukan orang-orang munafik itu), tentu mereka akan menjawab: "Sesungguhnya kami hanyalah bersenda-gurau dan bermain-main saja." Katakanlah: "Apakah dengan Allah, ayat-ayat-Nya, dan Rasul-Nya kamu terus berolok-olok?" |
| HAMKA : Dan jika engkau tanya kepada mereka, tentulah mereka akan berkata, “Kami ini hanyalah bersenda-gurau dan bermain-main.” Katakanlah, “Apakah dengan Allah dan ayat-ayat-Nya dan (dengan) Rasul-Nya kamu hendak berolok-olok?” |
| 3. Tafsir وَلَئِنْ سَأَلْتَهُمْ لَيَقُولُنَّ إِنَّمَا كُنَّا نَخُوضُ وَنَلْعَبُ ۚ قُلْ أَبِاللَّهِ وَآيَاتِهِ وَرَسُولِهِ كُنْتُمْ تَسْتَهْزِئُونَ |
| 1. Makna Per Kata |
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Tidak perlu kamu membuat-buat alasan karena kamu telah kufur sesudah beriman. Jika Kami memaafkan sebagian dari kamu (karena telah bertobat), niscaya Kami akan mengazab golongan (yang lain), karena sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang berbuat dosa. |
| Prof. Quraish Shihab : Janganlah kamu mencari dalih! Kamu sungguh telah kafir sesudah beriman. Jika Kami memaafkan segolongan dari kamu, Kami pasti akan menyiksa segolongan (yang lain) karena mereka adalah para pendurhaka. |
| HAMKA : Janganlah kamu mencahari alasan karena sesungguhnya kamu telah kafir sesudah iman. Jika Kami maafkan suatu golongan dari kamu, niscaya akan Kami adzab segolongan lain, karena sesungguhnya mereka itu adalah orang-orang yang berdosa. |
| 3. Tafsir لَا تَعْتَذِرُوا قَدْ كَفَرْتُمْ بَعْدَ إِيمَانِكُمْ ۚ إِنْ نَعْفُ عَنْ طَائِفَةٍ مِنْكُمْ نُعَذِّبْ طَائِفَةً بِأَنَّهُمْ كَانُوا مُجْرِمِينَ |
| 1. Makna Per Kata |
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Orang-orang munafik laki-laki dan perempuan, satu dengan yang lain (adalah sama saja). Mereka menyuruh (berbuat) mungkar dan mencegah (berbuat) makruf. Mereka pun menggenggam tangannya (kikir). Mereka telah melupakan Allah, maka Allah melupakan mereka. Sesungguhnya orang-orang munafik adalah orang-orang yang fasik. |
| Prof. Quraish Shihab : Orang-orang munafik laki-laki dan orang-orang munafik perempuan, sebagian mereka dari sebagian yang lain, mereka menyuruh (manusia berbuat) yang munkar dan melarang (berbuat) yang ma'ruf dan mereka menggenggamkan tangan mereka (yakni sangat kikir). Mereka telah lupa Allah (meninggalkan tuntunan-Nya), maka Dia melupakan (meninggalkan) mereka (sehingga mereka tidak memperoleh rahmat-Nya). Sesungguhnya orang-orang munafik, merekalah orang-orang fasik (keluar dari ketaatan kepada Allah swt.). |
| HAMKA : Laki-laki yang munafik dan perempuan-perempuan yang munafik, yang sebagian mereka adalah dari yang sebagian, (yaitu)mereka menyuruh dengan yang mungkar dan mereka melarang dari yang makruf dan mereka genggamkan tangan mereka. Mereka telah melupakan Allah, maka Allah pun melupakan mereka. Sesungguhnya orang-orang munafik itu, adalah mereka orang-orang yang fasik. |
| 3. Tafsir الْمُنَافِقُونَ وَالْمُنَافِقَاتُ بَعْضُهُمْ مِنْ بَعْضٍ ۚ يَأْمُرُونَ بِالْمُنْكَرِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمَعْرُوفِ وَيَقْبِضُونَ أَيْدِيَهُمْ ۚ نَسُوا اللَّهَ فَنَسِيَهُمْ ۗ إِنَّ الْمُنَافِقِينَ هُمُ الْفَاسِقُونَ |
| 1. Makna Per Kata |
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Allah telah mengancam orang-orang munafik laki-laki dan perempuan serta orang-orang kafir dengan neraka Jahanam. Mereka kekal di dalamnya. Cukuplah (neraka) itu bagi mereka. Allah melaknat mereka. Bagi mereka azab yang kekal. |
| Prof. Quraish Shihab : Dan Allah menjanjikan orang-orang munafik laki-laki, orang-orang munafik perempuan dan orang-orang kafir (azab) neraka Jahannam. Mereka kekal di dalamnya. Cukuplah (neraka) itu bagi mereka; dan Allah melaknat mereka; dan bagi mereka azab yang terus-menerus. |
| HAMKA : Allah telah menjanjikan untuk laki-laki munafik dan perempuan-perempuan munafik dan orang-orang yang kufur, neraka Jahannam. Mereka akan kekal di dalamnya. Itulah yang cukup untuk mereka, dan Allah mengutuk mereka, dan bagi mereka adzab yang tetap. |
| 3. Tafsir وَعَدَ اللَّهُ الْمُنَافِقِينَ وَالْمُنَافِقَاتِ وَالْكُفَّارَ نَارَ جَهَنَّمَ خَالِدِينَ فِيهَا ۚ هِيَ حَسْبُهُمْ ۚ وَلَعَنَهُمُ اللَّهُ ۖ وَلَهُمْ عَذَابٌ مُقِيمٌ |