| 1. Makna Per Kata |
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Mereka rida berada bersama orang-orang yang tidak pergi berperang. ) Hati mereka telah dikunci sehingga tidak memahami. |
| Prof. Quraish Shihab : Mereka rela berada bersama orang-orang yang ditinggal (yang tidak ikut berperang), dan hati mereka telah dikunci mati, maka mereka tidak memahami (kebaikan dan tidak merasakan lezatnya iman dan jihad). |
| HAMKA : Mereka lebih senang bahwa ada mereka bersama-sama perempuan-perempuan yang tinggal, dan telah dicap atas hati mereka. Maka tidaklah mereka mengerti. |
| 3. Tafsir رَضُوا بِأَنْ يَكُونُوا مَعَ الْخَوَالِفِ وَطُبِعَ عَلَىٰ قُلُوبِهِمْ فَهُمْ لَا يَفْقَهُونَ |
| 1. Makna Per Kata |
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Akan tetapi, Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya berjihad dengan harta dan jiwanya. Mereka memperoleh berbagai kebaikan. Mereka (pula)-lah orang-orang yang beruntung. |
| Prof. Quraish Shihab : Tetapi, Rasul (Nabi Muhammad saw.) dan orang-orang yang beriman bersamanya, mereka berjihad dengan harta mereka dan jiwa mereka. Mereka itulah orang-orang yang memperoleh aneka kebaikan; dan mereka itu (pula) orang-orang yang beruntung. |
| HAMKA : Tetapi Rasul dan orang-orang yang beriman sertanya telah berjihad dengan harta-harta mereka dan jiwa mereka. Dan mereka itu untuk mereka adalah berbagai kebaikan, dan mereka adalah orang-orang yang berbahagia. |
| 3. Tafsir لَٰكِنِ الرَّسُولُ وَالَّذِينَ آمَنُوا مَعَهُ جَاهَدُوا بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنْفُسِهِمْ ۚ وَأُولَٰئِكَ لَهُمُ الْخَيْرَاتُ ۖ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ |
| 1. Makna Per Kata |
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Allah telah menyediakan bagi mereka surga yang sungai-sungai mengalir di bawahnya. Mereka kekal di dalamnya. Itulah kemenangan yang agung. |
| Prof. Quraish Shihab : Allah telah menyediakan bagi mereka surga-surga yang di bawahnya mengalir sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Itulah kemenangan yang sangat besar. |
| HAMKA : Allah telah menyediakan untuk mereka surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, kekal mereka di dalamnya. Yang demikian itulah kejayaan yang besar. |
| 3. Tafsir أَعَدَّ اللَّهُ لَهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا ۚ ذَٰلِكَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ |
| 1. Makna Per Kata |
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Orang-orang Arab Badui yang membuat-buat alasan datang (kepada Nabi) agar diberi izin (untuk tidak berperang). Adapun orang-orang yang mendustakan Allah dan Rasul-Nya duduk berdiam (tidak mengemukakan alasan). Kelak orang-orang yang kufur di antara mereka akan ditimpa azab yang sangat pedih. |
| Prof. Quraish Shihab : Dan telah datang orang-orang yang mengemukakan uzur (alasan, yaitu) orang-orang Arab Badui supaya diberi izin bagi mereka (untuk tidak pergi berjihad), sedangkan orang-orang yang mendustakan Allah dan Rasul-Nya, duduk berdiam diri (tanpa menyampaikan alasan). Kelak orang-orang yang kafir di antara mereka ditimpa azab yang sangat pedih. |
| HAMKA : Dan datanglah orang-orang yang berhalangan dari Arab Kampung, supaya mereka diberi izin, dan tinggallah orang-orang yang mendustakan Allah dan Rasul-Nya. Allah akan menimpakan kepada orang-orang yang kafir dari mereka suatu adzab yang pedih. |
| 3. Tafsir وَجَاءَ الْمُعَذِّرُونَ مِنَ الْأَعْرَابِ لِيُؤْذَنَ لَهُمْ وَقَعَدَ الَّذِينَ كَذَبُوا اللَّهَ وَرَسُولَهُ ۚ سَيُصِيبُ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ |
| 1. Makna Per Kata |
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Tidak ada dosa (karena tidak pergi berperang) bagi orang-orang yang lemah, sakit, dan yang tidak mendapatkan apa yang akan mereka infakkan, jika mereka ikhlas kepada Allah dan Rasul-Nya. Tidak ada jalan apa pun untuk (menyalahkan) orang-orang yang berbuat baik. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. |
| Prof. Quraish Shihab : Tidak ada dosa (disebabkan tidak pergi berjihad) atas orang-orang yang lemah (fisiknya), dan atas orang-orang yang sakit dan atas orang-orang (miskin) yang tidak memperoleh apa yang akan mereka nafkahkan, jika mereka ikhlas kepada Allah dan Rasul-Nya. Tidak ada jalan untuk (menyalahkan atau mencela) orang-orang muhsin (orang yang selalu berbuat yang lebih baik). Dan Allah Maha Pengampun, lagi Maha Pengasih. |
| HAMKA : Tidaklah salah atas orang-orang yang lemah dan tidak (pula) atas orang-orang yang sakit dan tidak atas orang-orang yang tidak mendapati apa yang akan mereka belanjakan, apabila mereka telah ikhlas kepada Allah dan Rasul-Nya. Tidaklah ada satu jalan pun atas orang-orang yang berbuat baik. Dan Allah adalah Maha Pengampun, lagi Penyayang. |
| 3. Tafsir لَيْسَ عَلَى الضُّعَفَاءِ وَلَا عَلَى الْمَرْضَىٰ وَلَا عَلَى الَّذِينَ لَا يَجِدُونَ مَا يُنْفِقُونَ حَرَجٌ إِذَا نَصَحُوا لِلَّهِ وَرَسُولِهِ ۚ مَا عَلَى الْمُحْسِنِينَ مِنْ سَبِيلٍ ۚ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ |
| 1. Makna Per Kata |
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Tidak (ada dosa) pula bagi orang-orang yang ketika datang kepadamu (Nabi Muhammad) agar engkau menyediakan kendaraan kepada mereka, lalu engkau berkata, “Aku tidak mendapatkan kendaraan untuk membawamu.” Mereka pergi dengan bercucuran air mata karena sedih sebab tidak mendapatkan apa yang akan mereka infakkan (untuk ikut berperang). |
| Prof. Quraish Shihab : Dan tidak ada (pula dosa) atas orang-orang yang apabila mereka datang kepadamu (Nabi Muhammad saw.), supaya engkau memberi mereka kendaraan, engkau berkata: "Aku tidak mendapatkan kendaraan untuk membawa kamu," lalu mereka kembali dalam keadaan mata mereka bercucuran air mata karena kesedihan, karena mereka tidak mendapatkan apa yang akan mereka nafkahkan. |
| HAMKA : Dan tidak (pula) atas orang-orang yang tatkala datang kepada engkau, minta mereka diberi angkutan, lalu engkau katakan, “Tidak aku dapat kendaraan untuk membawa kamu atasnya. Lalu mereka pun berpaling, sedang mata mereka berlinang-linang dari sebab air mata, lantaran sedih, sebab mereka tidak mempunyai apa-apa yang akan dibelanjakan. |
| 3. Tafsir وَلَا عَلَى الَّذِينَ إِذَا مَا أَتَوْكَ لِتَحْمِلَهُمْ قُلْتَ لَا أَجِدُ مَا أَحْمِلُكُمْ عَلَيْهِ تَوَلَّوْا وَأَعْيُنُهُمْ تَفِيضُ مِنَ الدَّمْعِ حَزَنًا أَلَّا يَجِدُوا مَا يُنْفِقُونَ |
| 1. Makna Per Kata |
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Sesungguhnya satu-satunya celah (untuk menyalahkan) adalah kepada orang-orang yang meminta izin kepadamu (untuk tidak ikut berperang), padahal mereka orang mampu. Mereka rida berada bersama orang-orang yang tidak ikut berperang. Allah telah mengunci hati mereka sehingga mereka tidak mengetahui. |
| Prof. Quraish Shihab : Sesungguhnya jalan (yang dibenarkan untuk mengecam dan mencela) hanyalah terhadap orang-orang yang meminta izin kepadamu (untuk tidak pergi berjihad), sedangkan mereka itu orang-orang mampu. Mereka rela berada bersama-sama orang-orang yang tidak ikut berperang, dan Allah telah mengunci mati hati mereka, maka mereka tidak mengetahui (akibat buruk perbuatan mereka). |
| HAMKA : Jalan hanyalah ada terhadap orang-orang yang meminta izin kepada engkau, padahal mereka kaya. Mereka telah senang tinggal bersama orang-orang perempuan. Dan telah dicap Allah hati mereka, namun mereka tidak juga mau tahu. |
| 3. Tafsir إِنَّمَا السَّبِيلُ عَلَى الَّذِينَ يَسْتَأْذِنُونَكَ وَهُمْ أَغْنِيَاءُ ۚ رَضُوا بِأَنْ يَكُونُوا مَعَ الْخَوَالِفِ وَطَبَعَ اللَّهُ عَلَىٰ قُلُوبِهِمْ فَهُمْ لَا يَعْلَمُونَ |