| 1. Makna Per Kata |
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Mereka (orang-orang munafik yang tidak ikut berperang) akan membuat-buat alasan kepadamu ketika kamu telah pulang kepada mereka. Katakanlah (Nabi Muhammad), “Janganlah kamu membuat-buat alasan. Kami tidak percaya lagi kepadamu. Sungguh, Allah telah memberitahukan kepada kami sebagian berita (tentang) kamu. Allah akan melihat pekerjaanmu, (demikian pula) Rasul-Nya. Kemudian, kamu dikembalikan kepada (Allah) Yang Maha Mengetahui segala yang gaib dan yang nyata, lalu Dia memberitakan kepadamu apa yang selama ini kamu kerjakan.” |
| Prof. Quraish Shihab : (Orang-orang munafik) mengajukan dalih kepada kamu (kaum Muslim), apabila kamu telah kembali (dari medan perang Tabuk) kepada mereka. Katakanlah (Nabi Muhammad saw.): "Janganlah kamu mengajukan dalih; kami benar-benar tidak akan percaya kepada kamu. Sungguh, Allah telah memberitahukan kepada kami sebagian berita-berita (tentang) kamu. Dan Allah akan melihat amal kamu, dan (juga) Rasul-Nya, kemudian kamu akan dikembalikan kepada Yang Maha Mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia memberitahukan kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan." |
| HAMKA : Mereka akan menyatakan uzur kepada kamu, tatkala kamu kembali kepada mereka. Katakanlah, “Janganlah kamu menyatakan uzur, sekali-kali kami tidak akan percaya lagi kepada kamu karena sesungguhnya Allah menceritakan kepada kami dari hal perkabaran kamu. Dan Allah akan memerhatikan amal kamu, dan Rasul-Nya pun. Kemudian itu kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui, yang gaib dan yang nyata, lalu akan Dia kabarkan kepada kamu apa yang telah kamu amalkan itu.” |
| 3. Tafsir يَعْتَذِرُونَ إِلَيْكُمْ إِذَا رَجَعْتُمْ إِلَيْهِمْ ۚ قُلْ لَا تَعْتَذِرُوا لَنْ نُؤْمِنَ لَكُمْ قَدْ نَبَّأَنَا اللَّهُ مِنْ أَخْبَارِكُمْ ۚ وَسَيَرَى اللَّهُ عَمَلَكُمْ وَرَسُولُهُ ثُمَّ تُرَدُّونَ إِلَىٰ عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ |
| 1. Makna Per Kata |
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Mereka akan bersumpah kepadamu dengan (nama) Allah ketika kamu kembali kepada mereka agar kamu berpaling dari mereka. Maka, berpalinglah dari mereka. Sesungguhnya mereka (berjiwa) kotor dan tempat mereka (neraka) Jahanam sebagai balasan atas apa yang selama ini mereka kerjakan. |
| Prof. Quraish Shihab : Mereka akan bersumpah dengan (nama) Allah kepada kamu, apabila kamu kembali kepada mereka, supaya kamu berpaling dari mereka (dan tidak mengecam atau mencela mereka). Maka, berpalinglah dari mereka, karena sesungguhnya (jiwa) mereka itu kotor (lantaran kedurhakaan dan kekufuran) dan tempat mereka (neraka) Jahannam sebagai balasan atas apa yang telah mereka usahakan. |
| HAMKA : Mereka akan bersumpah dengan nama Allah kepada kamu apabila kamu telah kembali kepada mereka, supaya kamu berpaling dari mereka. Maka berpalinglah dari mereka, karena sesungguhnya mereka itu adalah kotor, dan tempat mereka kembalilah Jahannam, sebagai ganjaran dari apa yang telah mereka usahakan. |
| 3. Tafsir سَيَحْلِفُونَ بِاللَّهِ لَكُمْ إِذَا انْقَلَبْتُمْ إِلَيْهِمْ لِتُعْرِضُوا عَنْهُمْ ۖ فَأَعْرِضُوا عَنْهُمْ ۖ إِنَّهُمْ رِجْسٌ ۖ وَمَأْوَاهُمْ جَهَنَّمُ جَزَاءً بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ |
| 1. Makna Per Kata |
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Mereka akan bersumpah kepadamu agar kamu rida kepada mereka. Namun, sekalipun kamu rida kepada mereka, sesungguhnya Allah tidak akan rida kepada kaum yang fasik. |
| Prof. Quraish Shihab : Mereka akan bersumpah kepada kamu, supaya kamu ridha kepada mereka. Tetapi, jika kamu ridha kepada mereka, maka sesungguhnya Allah tidak ridha kepada (mereka, karena mereka itu) kaum yang fasik (keluar dari ketaatan kepada Allah swt.). |
| HAMKA : Mereka akan bersumpah kepada kamu, supaya kamu suka kepada mereka. Maka jika kamu suka kepada mereka, sesungguhnya Allah tidaklah suka kepada kaum yang fasik itu. |
| 3. Tafsir يَحْلِفُونَ لَكُمْ لِتَرْضَوْا عَنْهُمْ ۖ فَإِنْ تَرْضَوْا عَنْهُمْ فَإِنَّ اللَّهَ لَا يَرْضَىٰ عَنِ الْقَوْمِ الْفَاسِقِينَ |
| 1. Makna Per Kata |
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Orang-orang Arab Badui lebih kuat kekufuran dan kemunafikannya, serta sangat wajar tidak mengetahui batas-batas (ketentuan) yang diturunkan Allah kepada Rasul-Nya. Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. |
| Prof. Quraish Shihab : Orang-orang Arab Badui (yang hidup di pegunungan dan jauh dari tuntunan agama), lebih keras kekafiran dan kemunafikannya, dan lebih wajar (bila) tidak mengetahui hukum-hukum yang diturunkan Allah kepada Rasul-Nya. Dan Allah Maha Mengetahui lagi, Maha Bijaksana. |
| HAMKA : Arab-arab kampung itu lebih keras kekafirnya dan kemunafikannya dan lebih pantas tidak mengetahui batas-batas apa yang diturunkan oleh Allah kepada Rasul-Nya. Sedang adalah Maha Mengetahui, lagi Mahabijaksana. |
| 3. Tafsir الْأَعْرَابُ أَشَدُّ كُفْرًا وَنِفَاقًا وَأَجْدَرُ أَلَّا يَعْلَمُوا حُدُودَ مَا أَنْزَلَ اللَّهُ عَلَىٰ رَسُولِهِ ۗ وَاللَّهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌ |
| 1. Makna Per Kata |
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Di antara orang-orang Arab Badui ada yang memandang apa yang diinfakkannya (di jalan Allah) sebagai suatu kerugian dan menunggu mara bahaya menimpamu. Merekalah yang pasti akan ditimpa giliran (azab) yang buruk. Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. |
| Prof. Quraish Shihab : Di antara orang-orang Arab Badui itu, ada yang menjadikan (memandang bahwa) apa yang dinafkahkannya (di jalan Allah swt.) sebagai suatu kerugian, dan (oleh karenanya) dia menunggu-nunggu (dengan sungguh-sungguh) bencana menimpa kamu (supaya mereka tidak terbebani kewajiban bernafkah); merekalah yang ditimpa bencana. Dan Allah Maha Mendengar lagi, Maha Mengetahui. |
| HAMKA : Dan setengah dari Arab kampung itu ada yang memandang bahwa apa yang dia nafkankan itu sebagai denda, dan dia pun menunggu peredaran zaman atas kamu. Atas merekalah akan jatuh peredaran zaman yang buruk. Dan Allah Maha Mendengar, lagi Mengetahui. |
| 3. Tafsir وَمِنَ الْأَعْرَابِ مَنْ يَتَّخِذُ مَا يُنْفِقُ مَغْرَمًا وَيَتَرَبَّصُ بِكُمُ الدَّوَائِرَ ۚ عَلَيْهِمْ دَائِرَةُ السَّوْءِ ۗ وَاللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ |
| 1. Makna Per Kata |
| 2. Terjemah |
| Kemenag RI 2019 : Di antara orang-orang Arab Badui ada yang beriman kepada Allah dan hari kemudian. Dia memandang apa yang diinfakkannya (di jalan Allah) sebagai (sarana) mendekatkan diri kepada Allah dan (sarana untuk memperoleh) doa-doa Rasul. Ketahuilah, sesungguhnya (infak) itu (suatu sarana) bagi mereka untuk mendekatkan diri (kepada Allah). Kelak Allah akan memasukkan mereka ke dalam rahmat (surga)-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. |
| Prof. Quraish Shihab : Dan di antara orang-orang Arab Badui, ada (pula) yang beriman kepada Allah dan pada Hari Kemudian, dan menjadikan apa yang dia nafkahkan sebagai (sarana) pendekatan kepada Allah dan (sebagai jalan untuk memperoleh) doa-doa (dari) Rasul (Nabi Muhammad saw.). Ketahuilah, sesungguhnya ia (nafkah itu) adalah (suatu sarana) pendekatan bagi mereka (kepada Allah swt.). Allah akan memasukkan mereka ke dalam rahmat-Nya; sesungguhnya Allah Maha Pengampun, lagi Maha Pengasih. |
| HAMKA : Dan setengah dari Arab kampung itu ada yang beriman kepada Allah dan hari Kemudian, dan dipandangnya apa yang dia belanjakan itu sebagai pendekatan diri pada sisi Allah dan sebagai shalawat dari Rasul. Ketahuilah, sesungguhnya dia itu satu pendekatan diri bagi mereka. Allah akan memasukkan mereka ke dalam rahmat-Nya. Sesungguhnya Allah adalah Maha Pengampun, lagi Penyayang. |
| 3. Tafsir وَمِنَ الْأَعْرَابِ مَنْ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَيَتَّخِذُ مَا يُنْفِقُ قُرُبَاتٍ عِنْدَ اللَّهِ وَصَلَوَاتِ الرَّسُولِ ۚ أَلَا إِنَّهَا قُرْبَةٌ لَهُمْ ۚ سَيُدْخِلُهُمُ اللَّهُ فِي رَحْمَتِهِ ۗ إِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ |