Rumah Fiqih Indonesia
< 188 | Halaman 189 | 190 >

[9] At-Taubah : 14 (قَاتِلُوهُمْ يُعَذِّبْهُمُ اللَّهُ بِأَيْدِيكُمْ وَيُخْزِهِمْ وَيَنْصُرْكُمْ عَلَيْهِمْ)

1. Makna Per Kata
2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Perangilah mereka! Niscaya Allah akan mengazab mereka dengan (perantaraan) tangan-tanganmu, menghinakan mereka, dan memenangkan kamu atas mereka, serta melegakan hati kaum mukmin
Prof. Quraish Shihab : Perangilah mereka, pasti Allah akan menyiksa mereka dengan (perantaraan) tangan-tangan kamu dan Dia akan menghinakan mereka dan menolong kamu terhadap mereka, serta melegakan hati kaum mukmin
HAMKA : Perangilah mereka, Allah akan menyiksa mereka dengan tangan kamu, dan Dia akan menghinakan mereka dan akan menolong kamu melawan mereka, dan Dia akan menyembuhkan dada orang-orang yang beriman.
3. Tafsir

قَاتِلُوهُمْ يُعَذِّبْهُمُ اللَّهُ بِأَيْدِيكُمْ وَيُخْزِهِمْ وَيَنْصُرْكُمْ عَلَيْهِمْ وَيَشْفِ صُدُورَ قَوْمٍ مُؤْمِنِينَ

[9] At-Taubah : 15 (وَيُذْهِبْ غَيْظَ قُلُوبِهِمْ وَيَتُوبُ اللَّهُ عَلَىٰ)

1. Makna Per Kata
2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : dan menghilangkan kemarahan (dari) hati mereka (orang-orang mukmin). Allah menerima tobat siapa yang Dia kehendaki. Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.
Prof. Quraish Shihab : dan menghilangkan amarah mereka (kaum Mukmin). Dan Allah menerima taubat orang yang dikehendaki-Nya. Allah Maha Mengetahui, lagi Maha Bijaksana.
HAMKA : Dan Dia akan menghilangkan kekecewaan mereka (yang beriman itu) dan akan diberi tobat oleh Allah barangsiapa yang Dia kehendaki. Dan Allah adalah Maha Mengetahui, lagi Bijaksana.
3. Tafsir

وَيُذْهِبْ غَيْظَ قُلُوبِهِمْ ۗ وَيَتُوبُ اللَّهُ عَلَىٰ مَنْ يَشَاءُ ۗ وَاللَّهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌ

[9] At-Taubah : 16 (أَمْ حَسِبْتُمْ أَنْ تُتْرَكُوا وَلَمَّا يَعْلَمِ اللَّهُ)

1. Makna Per Kata
2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Apakah kamu mengira bahwa kamu akan dibiarkan (tanpa diuji), padahal Allah belum mengetahui (dalam kenyataan) orang-orang yang berjihad di antara kamu dan tidak menjadikan selain Allah, Rasul-Nya, dan orang-orang mukmin sebagai teman setia. Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
Prof. Quraish Shihab : Apakah kamu mengira bahwa kamu akan dibiarkan (tanpa diuji dengan aneka ujian), sedangkan Allah belum mengetahui (dalam kenyataan) orang-orang yang berjihad di antara kamu dan yang tidak menjadikan selain Allah, Rasul-Nya (Nabi Muhammad saw.) dan orang-orang mukmin sebagai teman setia. Dan Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan.
HAMKA : Apakah kamu sangka bahwa kamu akan dibiarkan begitu saja, padahal belum dibuktikan oleh Allah siapa-siapa yang berjihad di antara kamu dan siapa orang-orang yang tidak mengambil selain dari Allah dan tidak Rasul-Nya dan tidak orang-orang yang beriman, sebagai sahabat karib. Dan Allah Amat Tahu apa yang kamu kerjakan.
3. Tafsir

أَمْ حَسِبْتُمْ أَنْ تُتْرَكُوا وَلَمَّا يَعْلَمِ اللَّهُ الَّذِينَ جَاهَدُوا مِنْكُمْ وَلَمْ يَتَّخِذُوا مِنْ دُونِ اللَّهِ وَلَا رَسُولِهِ وَلَا الْمُؤْمِنِينَ وَلِيجَةً ۚ وَاللَّهُ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ

[9] At-Taubah : 17 (مَا كَانَ لِلْمُشْرِكِينَ أَنْ يَعْمُرُوا مَسَاجِدَ اللَّهِ)

1. Makna Per Kata
2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Tidaklah pantas bagi orang-orang musyrik itu memakmurkan masjid-masjid Allah, sedangkan mereka bersaksi bahwa diri mereka kafir. Itulah orang-orang yang sia-sia amal mereka dan di dalam nerakalah mereka kekal.
Prof. Quraish Shihab : Tidaklah (pantas) orang-orang musyrik memakmurkan masjid-masjid Allah, sedangkan mereka bersaksi bahwa mereka kafir. Itulah orang-orang yang sia-sia amal-amal mereka, dan dalam neraka mereka kekal.
HAMKA : Tidaklah ada bagi orang-orang musyrikin itu bahwa mereka akan meramaikan masjid-masjid Allah, untuk mereka memperlihatkan apa yang ada dalam jiwa-jiwa mereka dari kekufuran. Mereka itu telah gugur amal-amal mereka dan di dalam neraka mereka itu akan kekal.
3. Tafsir

مَا كَانَ لِلْمُشْرِكِينَ أَنْ يَعْمُرُوا مَسَاجِدَ اللَّهِ شَاهِدِينَ عَلَىٰ أَنْفُسِهِمْ بِالْكُفْرِ ۚ أُولَٰئِكَ حَبِطَتْ أَعْمَالُهُمْ وَفِي النَّارِ هُمْ خَالِدُونَ

[9] At-Taubah : 18 (إِنَّمَا يَعْمُرُ مَسَاجِدَ اللَّهِ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ)

1. Makna Per Kata
2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Sesungguhnya yang (pantas) memakmurkan masjid-masjid Allah hanyalah orang yang beriman kepada Allah dan hari Akhir, mendirikan salat, menunaikan zakat, serta tidak takut (kepada siapa pun) selain Allah. Mereka itulah yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk.
Prof. Quraish Shihab : Sesungguhnya yang (pantas) memakmurkan masjid-masjid Allah adalah siapa yang beriman kepada Allah dan Hari Kemudian, (tetap) melaksanakan shalat dengan sempurna, menunaikan zakat, dan tidak takut kecuali kepada Allah, maka mereka itulah yang diharapkan termasuk orang-orang yang mendapat petunjuk.
HAMKA : Orang-orang yang akan meramaikan masjid-masjid Allah itu hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Hari Kemudian dan mendirikan shalat dan mengeluarkan zakat, dan tidak ada tempat takutnya melainkan kepada Allah. Maka mudah-mudahan mereka itulah yang akan jadi daripada orang-orang yang mendapat petunjuk.
3. Tafsir

إِنَّمَا يَعْمُرُ مَسَاجِدَ اللَّهِ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَأَقَامَ الصَّلَاةَ وَآتَى الزَّكَاةَ وَلَمْ يَخْشَ إِلَّا اللَّهَ ۖ فَعَسَىٰ أُولَٰئِكَ أَنْ يَكُونُوا مِنَ الْمُهْتَدِينَ

[9] At-Taubah : 19 (أَجَعَلْتُمْ سِقَايَةَ الْحَاجِّ وَعِمَارَةَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ كَمَنْ)

1. Makna Per Kata
2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Apakah kamu jadikan (orang yang melaksanakan tugas) pemberian minuman (kepada) orang yang menunaikan haji dan mengurus Masjidilharam sama dengan orang yang beriman kepada Allah dan hari Akhir serta berjihad di jalan Allah? Mereka tidak sama di hadapan Allah. Allah tidak memberikan petunjuk kepada kaum yang zalim.
Prof. Quraish Shihab : Apakah kamu menjadikan (orang-orang yang bertanggung jawab atas) pemberian minuman kepada yang mengerjakan haji dan (yang bertanggung jawab atas) pemakmuran Masjid al-Haram (tetapi mereka tidak beriman kepada Allah swt.), sama dengan orang-orang yang beriman kepada Allah dan Hari Kemudian serta berjihad di jalan Allah? Mereka tidak sama di sisi Allah; dan Allah tidak memberikan petunjuk kepada kaum zalim.
HAMKA : Apakah kamu sangka memberi minum orang haji dan meramaikan Masjidil Haram akan sama dengan orang yang beriman kepada Allah dan Hari Kemudian. Dan orang yang berjihad pada jalan Allah? Tidaklah mereka itu sama di sisi Allah. Dan Allah tidaklah akan memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.
3. Tafsir

أَجَعَلْتُمْ سِقَايَةَ الْحَاجِّ وَعِمَارَةَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ كَمَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَجَاهَدَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ ۚ لَا يَسْتَوُونَ عِنْدَ اللَّهِ ۗ وَاللَّهُ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ

[9] At-Taubah : 20 (الَّذِينَ آمَنُوا وَهَاجَرُوا وَجَاهَدُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ)

1. Makna Per Kata
2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwa mereka lebih agung derajatnya di hadapan Allah. Mereka itulah orang-orang yang beruntung.
Prof. Quraish Shihab : Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta mereka dan jiwa mereka, adalah lebih agung derajatnya di sisi Allah; dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.
HAMKA : Orang-orang yang beriman dan berhijrah dan berjihad pada jalan Allah, dengan harta benda mereka dan jiwa-jiwa mereka, amat besarlah derajat mereka di sisi Allah dan mereka itu, merekalah orang-orang yang beroleh kejayaan.
3. Tafsir

الَّذِينَ آمَنُوا وَهَاجَرُوا وَجَاهَدُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنْفُسِهِمْ أَعْظَمُ دَرَجَةً عِنْدَ اللَّهِ ۚ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْفَائِزُونَ

< 188 | 189 | 190 >