Rumah Fiqih Indonesia
< 191 | Halaman 192 | 193 >

[9] At-Taubah : 32 (يُرِيدُونَ أَنْ يُطْفِئُوا نُورَ اللَّهِ بِأَفْوَاهِهِمْ وَيَأْبَى)

1. Makna Per Kata
2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Mereka hendak memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut-mulut (ucapan) mereka, tetapi Allah menolaknya, justru hendak menyempurnakan cahaya-Nya, walaupun orang-orang kafir itu tidak menyukai.
Prof. Quraish Shihab : Mereka berkehendak memadamkan cahaya Allah dengan mulut-mulut (ucapan-ucapan) mereka, padahal Allah enggan (tidak menghendaki) selain menyempurnakan cahaya (agama dan tuntunan)-Nya, walaupun orang-orang kafir tidak menyukai.
HAMKA : Mereka hendak memadamkan cahaya Allah dengan mulut mereka. Tetapi Allah tidak mau melainkan hendak menyempurnakan cahaya-Nya jua, walaupun tidak suka orang-orang yang kafir itu.
3. Tafsir

يُرِيدُونَ أَنْ يُطْفِئُوا نُورَ اللَّهِ بِأَفْوَاهِهِمْ وَيَأْبَى اللَّهُ إِلَّا أَنْ يُتِمَّ نُورَهُ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُونَ

[9] At-Taubah : 33 (هُوَ الَّذِي أَرْسَلَ رَسُولَهُ بِالْهُدَىٰ وَدِينِ الْحَقِّ)

1. Makna Per Kata
2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Dialah yang mengutus Rasul-Nya dengan (membawa) petunjuk dan agama yang benar agar Dia mengunggulkannya atas semua agama walaupun orang-orang musyrik tidak menyukai.
Prof. Quraish Shihab : Dia Yang telah mengutus Rasul-Nya (Nabi Muhammad saw.) dengan (membawa) petunjuk dan agama yang haq (sempurna kebenarannya) supaya dimenangkan-Nya atas semua agama, walaupun orang-orang musyrik tidak menyukai.
HAMKA : Dialah yang telah mengutus Rasul-Nya dengan petunjuk dan agama yang benar. Karena Dia akan tinggikan dia di atas segala agama. Walaupun enggan orang-orang musyrikin itu.
3. Tafsir

هُوَ الَّذِي أَرْسَلَ رَسُولَهُ بِالْهُدَىٰ وَدِينِ الْحَقِّ لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّينِ كُلِّهِ وَلَوْ كَرِهَ الْمُشْرِكُونَ

[9] At-Taubah : 34 (يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّ كَثِيرًا مِنَ)

1. Makna Per Kata
2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Wahai orang-orang yang beriman, sesungguhnya banyak dari para rabi dan rahib benar-benar memakan harta manusia dengan batil serta memalingkan (manusia) dari jalan Allah. Orang-orang yang menyimpan emas dan perak, tetapi tidak menginfakkannya di jalan Allah, berikanlah kabar ‘gembira’ kepada mereka (bahwa mereka akan mendapat) azab yang pedih
Prof. Quraish Shihab : Hai orang-orang yang beriman! Sesungguhnya banyak ahbar (para pemuka agama Yahudi) dan para rahib (para pemuka agama Nasrani) yang benar-benar makan harta orang dengan jalan yang batil dan mereka (juga) menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah. Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menafkahkannya pada jalan Allah, maka gembirakanlah mereka dengan azab yang sangat pedih.
HAMKA : Wahai orang-orang yang beriman! Sesungguhnya kebanyakan dari guru-guru dan pendeta-pendeta itu, mereka telah memakan harta manusia dengan jalan yang batil, dan mereka pun telah menghambat daripada jalan Allah. Dan orang-orang yang menumpuk-numpuk emas dan perak, dan tidak mereka belanjakan pada jalan Allah, maka beri ingatlah mereka dengan adzab yang pedih.
3. Tafsir

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّ كَثِيرًا مِنَ الْأَحْبَارِ وَالرُّهْبَانِ لَيَأْكُلُونَ أَمْوَالَ النَّاسِ بِالْبَاطِلِ وَيَصُدُّونَ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ ۗ وَالَّذِينَ يَكْنِزُونَ الذَّهَبَ وَالْفِضَّةَ وَلَا يُنْفِقُونَهَا فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَبَشِّرْهُمْ بِعَذَابٍ أَلِيمٍ

[9] At-Taubah : 35 (يَوْمَ يُحْمَىٰ عَلَيْهَا فِي نَارِ جَهَنَّمَ فَتُكْوَىٰ)

1. Makna Per Kata
2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : pada hari ketika (emas dan perak) itu dipanaskan dalam neraka Jahanam lalu disetrikakan (pada) dahi, lambung, dan punggung mereka (seraya dikatakan), “Inilah apa (harta) yang dahulu kamu simpan untuk dirimu sendiri (tidak diinfakkan). Maka, rasakanlah (akibat dari) apa yang selama ini kamu simpan.”
Prof. Quraish Shihab : (Siksa itu terjadi) pada hari (ketika emas dan perak itu) dipanaskan dalam neraka Jahannam, lalu disetrika dengannya dahi mereka, lambung mereka dan punggung mereka; (dan dikatakan kepada mereka): "Inilah apa (harta) yang kamu simpan untuk diri kamu sendiri (tanpa menafkahkannya), maka rasakanlah (akibat dari) apa dahulu yang kamu simpan (itu)."
HAMKA : (Yaitu) pada hari yang akan dipanggang (harta benda itu) dalam api neraka Jahannam, lalu diseterikakan dengan dia kepada kening mereka dan rusuk mereka dan punggung mereka. “Inilah apa yang telah kamu tumpuk-tumpukkan untuk diri kamu itu. Lantaran itu rasakanlah apa yang telah kamu tumpuk-tumpukkan itu.”
3. Tafsir

يَوْمَ يُحْمَىٰ عَلَيْهَا فِي نَارِ جَهَنَّمَ فَتُكْوَىٰ بِهَا جِبَاهُهُمْ وَجُنُوبُهُمْ وَظُهُورُهُمْ ۖ هَٰذَا مَا كَنَزْتُمْ لِأَنْفُسِكُمْ فَذُوقُوا مَا كُنْتُمْ تَكْنِزُونَ

[9] At-Taubah : 36 (إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ)

1. Makna Per Kata
2. Terjemah
Kemenag RI 2019 : Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah ialah dua belas bulan, ) (sebagaimana) ketetapan Allah (di Lauh Mahfuz) pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menzalimi dirimu padanya (empat bulan itu), dan perangilah orang-orang musyrik semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya. Ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang bertakwa.
Prof. Quraish Shihab : Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah adalah dua belas bulan dalam (ketetapan) di sisi Allah (semenjak dahulu), di waktu Dia menciptakan langit dan bumi. Di antaranya (dua belas bulan itu) terdapat empat (bulan) haram (yang agung). Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu di dalamnya (keempat bulan itu) dan perangilah orang-orang musyrik semuanya sebagaimana mereka memerangi kamu semuanya; dan ketahuilah bahwa Allah bersama orang-orang yang bertakwa.
HAMKA : Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah ialah dua belas bulan, (demikian) di dalam Kitab Allah, sejak hari Dia menjadikan semua langit dan bumi. Daripadanya adalah empat yang dihormati. Demikianlah agama yang lurus. Maka janganlah kamu menganiaya diri kamu pada bulan-bulan itu. Dan, perangilah orang-orang musyrikin itu seluruhnya sebagaimana merekapun telah memerangi kamu seluruhnya (pula). Dan ketahuilah bahwasanya Allah adalah beserta orang-orang yang memelihara.
3. Tafsir

إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ۚ ذَٰلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ ۚ فَلَا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ ۚ وَقَاتِلُوا الْمُشْرِكِينَ كَافَّةً كَمَا يُقَاتِلُونَكُمْ كَافَّةً ۚ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ مَعَ الْمُتَّقِينَ

< 191 | 192 | 193 >